Tidak Ada Illah Selain Allah

Tidak ada Illah Selain Allah - Muhammad Utusan Allah

Tidak ada Illah Selain Allah - Muhammad Utusan Allah

Allah telah mengajarkan kepada umat manusia untuk beribadah hanya kepada-Nya, melalui para utusan-Nya. Allah mengajarkan kita untuk selalu bertauhid dan meng-Esa kan-Nya. Apapun bentuknya, segala yang kita jalani di muka bumi ini sudah digariskan-Nya dalam takdir kita masing-masing dan kita harus percaya dengan apa yang ditakdirkan itu.

Mempunyai anak yang masih lajang, bagi orang tua adalah kekhawatiran yang besar. Aku pernah mengalami sebuah kisah yang membuatku ingin tersenyum sendiri, bagaimana mungkin jodoh seorang manusia bisa ditutup oleh perbuatan manusia.

Di masyarakat sering mempercayai adanya mandi-mandi untuk kaum lajang yang belum menemukan jodohnya. Kepercayaan ini terus dilakukan dari suatu masyarakat ke masyarakat yang lain. Pernah suatu ketika, nenekku menawarkan mandi untukku. Dengan alasan hingga usia ¼ abad ini aku belum menemukan pendamping hidup.

’’Mungkin kamu itu ditutup orang, atau mungkin ada yang gak senang dengan kamu. Sini biar nenek mandikan, jadi semua yang dikirim orang ke kamu bisa terbuang dan kamu bisa cepat dapat jodoh,” begitu alasan nenekku ketika aku menanyakan untuk apa acara mandi-mandi itu.

Aku hanya bisa kaget dan bingung. Apa mungkin, orang belum menemukan pendamping hidupnya itu jodohnya ditutup? Bagaimana bisa, bukankah Allah yang menentukan kapan dan bagaimana cara kita menemukan seseorang yang terbaik untuk menjadi pendamping hidup?

Baca Selengkapnya »

Ketika Kehidupan Tlah Berakhir

Umur manusia itu bagaikan air di dalam gelas. Ketika diminum, akan semakin berkurang isinya. Dan akan semakin jelas bagaimana rasanya air tersebut. Begitulah umur dan kehidupan saling melengkapi. Ketika air sudah berkurang kita minum, begitupula umur kita, semakin jauh kita melangkah semakin berkurang pula umur yang ada didalam diri kita. Ketika kita minum, kita akan tau seperti apa rasa air tersebut. Dan kehidupan, ketika kita jalani, kita akan semakin mengerti bagaimana warna-warna kehidupan ini.

Soeharto dari Masa ke Masa

Soeharto dari Masa ke Masa

Semua pasti sudah menonton dan bahkan turut berduka ketika mantan Presiden RI ke-2, Bapak Soeharto telah wafat dalam usia 87 tahun. Bahkan mungkin semua sudah mengetahui bagaimana beliau mengalami sakaratul maut, dengan alat-alat kedokteran yang super canggih, yang katanya bisa membuat manusia bertahan hidup. Tapi apa ada kekuatan di dunia ini bisa mengalahkan kekuatan Allah?

Tidak ada yang pernah tau bagaimana kematian itu menghampiri kita, kapan akan tiba, dengan siapa saat kita menghadapi kematian kita. Aku cukup terhenyak, ketika mendengar ceplosan temanku. Manusia itu sudah menggali kuburnya sendiri, menyiapkan kuburnya sendiri, tapi kok manusia itu lupa nyiapin bekal untuk dia berada di dalam kuburnya nanti ya…

Baca Selengkapnya »

29 Februari di Jogja

29 Februari 2008

29 Februari 2008

Malam itu tepat pukul 10.30 Wib, aku dan adikku baru saja pulang dari Kota Gede. Kebetulan ada keluarga kami yang sedang hajatan di sana. Suasana kota Jogja, sunyi karena malam itu hujan deras disertai angin kencang.

“Mampir beli burung dara dulu kak,” pinta adikku.

Akupun mengiyakan. Dan dia kemudian membelokkan arah mobilnya menuju kawasan Kaliurang. Di sepanjang kampus UGM masih bertaburan warung-warung lesehan, meski malam itu pembeli terasa enggan keluar rumah. Ada yang masih menjual ikan mas, lele, ayam dan semua makanan laut yang kita inginkan.
Baca Selengkapnya »

Mendapatkan Dari Yang Tersisa

Cadar

Cadar

Sungguh hidayah itu datang tidak pernah disangka, hidayah datang kepada kita tidak peduli pada saat itu kita siap atau tidak,… Aku baru menyadari suatu kebesaran Allah yang melintas di hatiku walaupun itu hanya melalui ’sedetik’ pertemuan,…

Namanya At-Tin, artinya buah Tin. Aku kenal dia 4 tahun yang lalu. Waktu itu kami sama-sama bekerja di perusahaan batu bara di tengah belantara hutan Kalimantan. Hidup di tengah-tengah hutan dan bekerja dengan mayoritas kaum adam, kami berteman akrab.

Banyak suka duka yang sering aku kerjakan bersama dia, karena kami memiliki selera yang sama, dari pakaian, musik ataupun senang menonton film-film drama komedi. Kami sama-sama menyukai lagu-lagu ‘Glen Fredly’, dan sering memajang foto vokalis ‘Ada Band’ di dompet kami. Pernah suatu hari kami bercanda kalau di antara kami ada yang menikah, kami berdua akan mengenakan jilbab besar sebagai hadiahnya…

Baca Selengkapnya »

Tulisan Tanpa Judul

Aku terjaga dari tidurku, aku baru sadar kertas yang semalam aku baca berhamburan di sampingku. Ada sekelumit galau di dalam jiwa ini, membaca rangkaian ‘hati’ yang sudah aku ciptakan untuk diriku sendiri. Mungkin hari ini aku berada disini, bersama rangkaian hidup yang sudah diatur. Aku baru sadar, kemarin, kemarin lagi dan lagi aku belum pernah menghitung sudah berapa kemarin yang aku lalui.

Aku baru sadar ternyata hidup ini sudah hampir mencapai angka 26 dalam hitungan tahun, aku makin mendesis membayangkan, semakin dekat aku dengan kontrak hidupku, semakin jauh aku dengan bayi-bayi yang baru lahir, semakin dekat aku dengan tanggung jawabku.

Untuk hari ini, aku akan menyisihkan sedikit waktu, aku ingin mengerti mengapa hidup yang dulu aku jalani, kemarin, dan hari ini ternyata berdampak dan menggantikan semua kenangan saat ini. Eh, ya kenangan. Apa itu kenangan? Yang aku mengerti semua yang sudah aku lalui adalah lembaran di dalam setiap electronic diary-ku. Semua sudah tercipta dan aku telah melewatinya, entah sukses atau aku harus menangis, yang pasti aku telah melaluinya.

Baca Selengkapnya »

Untuk Apa Aku Mengeluh

Capek deh!

Capek deh!

“Capeeek,..” seruku seketika.

“lin, aku gak bisa lembur sampai sore deh, jam 4 aku kudu ngisi Liqo, ba’da magrib aku ngajar bahasa Inggris anak-anak, habis itu aku kursus bahasa Arab, kapan istirahatnya,” keluhku.

Bayangkan kami harus SKS (Sistem Kebut Seminggu) menyelesaikan SPJ (Surat Pertanggungjawaban) yang sudah harus masuk ke Dewan 1 hari sebelum tahun berganti. Dan setelah itu kami harus menyelesaikan realisasi akhir tahun dengan rancangan program anggaran tahun depan,.. dan itu yang mengerjakan hanya 3 orang dari bidang kami.

“Ibu saya capek sekali,” keluhku pada Bu Nur, murobbiku.

Baca Selengkapnya »

Kebahagiaan Itu Ada di Dasar Hati

Mungkin bukan rahasia umum lagi, kalau Sengata itu kota yang paling susah air. Bisa-bisa air itu baru mengalir seminggu sekali, dan itu digilir dari daerah ke daerah. Dan itu pula yang ku alami selama tinggal di sana.

Aku adalah anak kost, kebetulan kostku gabung antara laki-laki dan perempuan. Susah mencari kost yang khusus untuk perempuan di sini, karena mayoritas para pekerja yang hanya butuh tempat tidur saja apabila malam hari. Tapi kostku walaupun campur, khusus wanita berada di loteng atas, dan laki-laki di kamar-kamar bawah. Tapi kami jarang bercampur ataupun ngobrol seenaknya saja, karena waktu untuk bertemu minim sekali.

Di kostku mayoritas para pekerja, ada di pemerintahan, bank dan swasta. Di kamar atas hanya 2 kamar yang dihuni aku dan temanku. Di kamar bawah dihuni oleh beberapa kamar yang kesemuanya laki-laki, dan ada satu kamar yang dihuni oleh orang yang sudah berkeluarga. Mereka memiliki 1 anak yang berumur 3 tahun.

Baca Selengkapnya »

Mujahid-Mujahid Islam

“Ass. Mbak ntar bs tlg gntikan sy ngisi liqo, di gg. masjid. sy ada amanah yg hrs ditunaikan. Afwan mb, ngrepotin. jzkmllh ya.”

Sepenggal SMS yang masuk ke ponselku. Aku menarik nafas panjang, baru saja aku dari kantor dan baru sampai di kost berangkat lagi, keluhku.

“Insya Allah mb, sy kesana. sukron.” Balasku kemudian.

Sepulang mengisi liqo aku mampir sebentar ke kost temanku, ada syuro nanti malam yang harus kami bahas, karena kami harus presentasi hasil mentoring siswa SMP dan SMU yang berpotensi untuk dipersiapkan menjadi kader-kader dakwah pengganti kader-kader yang ada sekarang.

Baca Selengkapnya »

Sisi Kehidupan

Muhammad Daffa Alfarezi

Muhammad Daffa Alfarezi

De, bayinya sudah lahir, cepetan pulang,” begitu SMS dari kakakku, mengabarkan kalau istrinya telah selamat dalam proses persalinan dan anak pertama mereka telah hadir di dunia ini.

Kamis, 6 Desember 2007, pukul 12.35 WITA tepat dengan lantunan adzan Dzuhur, seorang anak laki-laki mungil lahir ke dunia. Muhammad Daffa Alfarezi, namanya. Kini, anggota keluargaku bertambah 1 orang.

Akupun bergegas menaiki tangga bis, aku dengan semangat meninggalkan kantor semenjak pukul 10 tepat tadi, hanya ingin melihat keponakanku yang baru. Bahkan adikku, dengan semangat berangkat menggunakan pesawat pertama dari Jogjakarta tadi pagi, hanya ingin melihat anggota baru di keluarga kami.

Perjalanan Sengata-Samarinda yang biasa tidak terasa jauh, kini bagiku seperti sehari-semalam berada di dalam bis. Ah, lama sekali rasanya, keluhku. Menit demi menit sangatlah berharga bagiku,.. Aku ingin segera sampai. Aku ingin melihat ’seorang’ anggota baru di keluarga kami, karena dia lah anggota pertama di antara kami,..

Baca Selengkapnya »

Sabar

Belajar memahami dan bersabar terhadap orang lain itu adalah hal yang paling sulit untuk dilakukan,.. mungkin aku rasa setiap orangpun akan berpendapat demikian. Tapi Allah telah mengajarkanku untuk bisa belajar bersabar dan memahami keadaan orang lain melalui nenekku yang telah berusia lebih dari 80 tahun..

Ibuku pernah bilang, pada saat kita tua nanti kita akan kembali bertingkah laku seperti anak kecil lagi. Dan fase itu akan kita alami karena nikmat kita mulai dikurangi oleh Allah sedikit demi sedikit dari diri kita.

Baca Selengkapnya »

Newer entries » · « Older entries